Go to all Exhibitions

Genealogi

10 Apr 2026 - 10 May 2026

“Di antara yang diwariskan dan yang diciptakan ulang, pengalaman perempuan membentuk sejarahnya sendiri sering tanpa tercatat.”

 

Pameran “Genealogi” mengajukan pembacaan atas praktik seni perempuan Indonesia sebagai medan yang terbentuk melalui perlintasan pengalaman yang tidak tunggal dan tidak linear. Karya-karya dalam pameran ini memperlihatkan bagaimana ingatan personal, relasi sosial, serta kondisi kultural beroperasi sebagai lapisan yang saling beririsan dalam membentuk bahasa visual. Dalam konteks ini, genealogi dipahami sebagai proses yang dinamis bukan sebagai silsilah yang tetap, melainkan sebagai cara untuk menelusuri bagaimana makna, posisi, dan representasi perempuan dalam seni terus dinegosiasikan melalui medium, material, dan strategi estetik yang beragam.

 

Melalui pendekatan yang beragam, para seniman menghadirkan tubuh, ruang, dan material sebagai locus pengalaman yang kompleks. Tubuh muncul sebagai ruang kerja sekaligus ruang ingatan; objek-objek domestik seperti meja dan jamuan menjadi penanda relasi dan keberlanjutan; sementara elemen alam seperti tanaman, laut, dan material organik menghadirkan metafora tentang pertumbuhan dan ketahanan. Karya-karya ini tidak hanya merefleksikan pengalaman, tetapi juga membangun kerangka visual yang memungkinkan pembacaan ulang atas sejarah dan keberlanjutan praktik seni perempuan.

 

Sebagai lapisan konseptual, pameran ini juga berangkat dari pembacaan ulang terhadap praktik Trijoto Abdullah dalam sejarah seni Indonesia, yang membuka kemungkinan bagi kehadiran perempuan dalam medan yang pada masanya dibatasi oleh struktur sosial tertentu. Namun, alih-alih menempatkannya sebagai titik asal yang tunggal, pameran ini memahaminya sebagai bagian dari jaringan yang lebih luas yang memperlihatkan bahwa praktik seni perempuan selalu terbentuk melalui proses yang berlapis dan terus mengalami pergeseran. Dalam konteks ini, genealogi menjadi cara untuk membaca sejarah bukan sebagai sesuatu yang tetap, tetapi sebagai medan yang terus dibentuk ulang oleh praktik-praktik yang berlangsung hari ini.

Kurator:
Gie Sanjaya

 

“Setiap karya adalah simpul baru.
Bukan untuk menutup cerita, tapi untuk melanjutkannya”.

Lokasi:
📍Galeri Teras, NuArt Sculpture Park

Periode Pameran Genealogi:
📆 10 April – 10 Mei 2026
🕐 09.00 – 17.00 WIB

*Tutup setiap hari Senin

  • Date: 10 Apr 2026 - 10 May 2026
  • Location:NuArt Sculpture Park
  • Curators:Gie Sanjaya

Add Your Comment